Ketika Rasa Trauma itu Melintas, Diam atau Berteriak?
Aku dan Anxiety
Pernahkah kamu berfikir terhadap sesuatu yang kamu
lakukan itu terasa sia-sia? Hai aku Vin sedikit berbagi mengenai kecemasan, ya anxiety
at the moment banyak orang merasakan ini, anak-anak, remaja hingga orang
dewasa mengalami yang namannya kecemasan, hehehehehehe! hanya untuk
sharing. But ini tulisan keduaku setelah 6 tahun akhirnya dapat berbagi
kembali di halaman Bloggku.
Aku tahu rasa cemas kadang muncul secara tiba-tiba,
dimana dan kapan akupun tidak dapat memastikan atau menghindarinya, ini seperti
menuang air yang tidak bisa dikumpulkan, Ahhhhhh! Ya peribahasaku
sedikit aneh aku mendapat ini setelah membaca dan menonton film, sudah abaikan
ini. Kembali ke bagian pertama boleh ku tahu ? Kapan terakhir kali kalian
merasakan cemas atau khawatir ? .
Seberapa sering masalah menganggu aktivitas ? Setiap
waktu atau kapan saja, kadang hal kecilpun tidak lepas dari yang namanya
kecemasan ouuhhh ! terkadang membuat hari-hari menjadi berat dan malas,
malas produktif, aktivitas, bekerja hingga bersosialisasi, ini nyata terjadi,
bahkan orang cerdas tak luput mengalami masalah ini. Aku tahu tidak mudah untuk
menghadapinya, butuh beberapa waktu untuk memahami apa yang sebenanrnya terjadi
dan akupun sama, kadang sendiri itu lebih baik…… hello sendiri yang
kumaksud adalah bagaimana kamu membutuhkan waktu untuk dirimu, apakah benar
demikian ? .
Memahami beberapa hal memang menjadi tantangan setiap
individu tidak terkecuali saya sebagai Society, unik memang inilah yang
disebut realita dimana kita hidup dan beraktivitas dimana semua percepatan dan
perubahan terjadi sepersekian detik, lalu apa artinya ? artinya kamu harus siap
dengan segala sesuatu resiko yang akan kamu ambil entah itu bagaimana terjadi
serta mempengaruhi kualitasmu, but is that fact, you didn’t avoid because
society must be faced, and welcome to this era, however you have a power but
didn’t avoided it rule.
Mengecewakan tidak juga, kecewa tidak juga lalu apa ? LIFE!
Banyak hal aku lalui, banyak hal kekecewaan yang pernah aku dapat, menyerah?
Tentu pernah titik dimana kamu tidak dapat melakukan apapun termasuk menangis come
on jatuh dari jurang memang menyedihkan namun hancur berkali-kali lebih
memprihatinkan, dimana perbedaannya ? TEKAD satuhal ingin ku tanyakan,
untuk siapa kamu hidup dan apa tujuanmu tetap
bernafas ? .

Komentar
Posting Komentar